ALLAH LAYAK MENERIMA KEMULIAAN
Ayub 38:1-11; 1 Maka dari dalam badai TUHAN menjawab Ayub: 2 "Siapakah dia yang menggelapkan keputusan dengan perkataan-perkataan yang tidak berpengetahuan? 3 Bersiaplah engkau sebagai laki-laki! Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku. 4 Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian! 5 Siapakah yang telah menetapkan ukurannya? Bukankah engkau mengetahuinya? --Atau siapakah yang telah merentangkan tali pengukur padanya? 6 Atas apakah sendi-sendinya dilantak, dan siapakah yang memasang batu penjurunya 7 pada waktu bintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama, dan semua anak Allah bersorak-sorai? 8 Siapa telah membendung laut dengan pintu, ketika membual ke luar dari dalam rahim? -- 9 ketika Aku membuat awan menjadi pakaiannya dan kekelaman menjadi kain bedungnya; 10 ketika Aku menetapkan batasnya, dan memasang palang dan pintu; 11 ketika Aku berfirman: Sampai di sini boleh engkau datang, jangan lewat, di sinilah gelombang-gelombangmu yang congkak akan dihentikan!
Pokok khotbah:
1. Latar belakang nats:
Setelah ketiga sahabat Ayub yaitu:Elifas, orang Teman, Bildad, orang Suah, dan Zofar, orang Naama tidak mampu menasehati Ayub, ternyata di tempat itu ada seorang muda orang berhikmat yang bernama Elihu turut serta mendengar konseling mereka, maka Elihu memberi pendapatnya. (Ayub 32:1 Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar. 2 Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah, 3 dan ia juga marah terhadap ketiga orang sahabat itu, karena mereka mempersalahkan Ayub, meskipun tidak dapat memberikan sanggahan. 4 Elihu menangguhkan bicaranya dengan Ayub, karena mereka lebih tua dari pada dia. 5 Tetapi setelah dilihatnya, bahwa mulut ketiga orang itu tidak lagi memberi sanggahan, maka marahlah ia. 6 Lalu berbicaralah Elihu bin Barakheel, orang Bus itu: "Aku masih muda dan kamu sudah berumur tinggi; oleh sebab itu aku malu dan takut mengemukakan pendapatku kepadamu. 7 Pikirku: Biarlah yang sudah lanjut usianya berbicara, dan yang sudah banyak jumlah tahunnya memaparkan hikmat. 8 Tetapi roh yang di dalam manusia, dan nafas Yang Mahakuasa, itulah yang memberi kepadanya pengertian. 21 Aku tidak akan memihak kepada siapapun dan tidak akan menyanjung-nyanjung siapapun, 22 karena aku tidak tahu menyanjung-nyanjung; jika demikian, maka segera Pembuatku akan mencabut nyawaku.")
Elihu menggunakan 5 fasal (32-37) untuk menunjukan keagungan Tuhan, dan kemudian dialnjukan oleh Tuhan sendiri menyatakan kemuliaan-Nya melalui ciptaan, hingga Ayub mengakui dan merendahkan diri dihadapan Allah: (Ayub 42:1 Maka jawab Ayub kepada TUHAN: 2 "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal. 3 Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui. 4 Firman-Mu: Dengarlah, maka Akulah yang akan berfirman; Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku. 5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. 6 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu.")
2. Pengenalan yang benar tentang Allah sebagai Pencipta dan tentang diri kita sebagai manusia sebagai ciptaan. (Yer 18:1 Firman yang datang dari TUHAN kepada Yeremia, bunyinya: 2 "Pergilah dengan segera ke rumah tukang periuk! Di sana Aku akan memperdengarkan perkataan-perkataan-Ku kepadamu." 3 Lalu pergilah aku ke rumah tukang periuk, dan kebetulan ia sedang bekerja dengan pelarikan. 4 Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya. 5 Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku, bunyinya: :6 "Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel! 7 Ada kalanya Aku berkata tentang suatu bangsa dan tentang suatu kerajaan bahwa Aku akan mencabut, merobohkan dan membinasakannya. 8 Tetapi apabila bangsa yang terhadap siapa Aku berkata demikian telah bertobat dari kejahatannya, maka menyesallah Aku, bahwa Aku hendak menjatuhkan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka.)
a. Hanya orang bodoh yang berkata “tidak ada Allah” Maz 14:1 Untuk pemimpin biduan. Dari Daud. Orang bebal berkata dalam hatinya: "Tidak ada Allah." Busuk dan jijik perbuatan mereka, tidak ada yang berbuat baik.
b. Menolak memuliakan Allah, menjadikan orang tersebut semakin jahat. Rom 1:18 Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman. 19 Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. 20 Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih. 21 Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap. 22 Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh. 23 Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar. 24 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka. 25 Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin. 26 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. 28 Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas: 29 penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan.
c. Allah Pencipta dipuji oleh umatNya:
Ayub. Ayub 42:1 Maka jawab Ayub kepada TUHAN: 2 "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal. 3 Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui. :4 Firman-Mu: Dengarlah, maka Akulah yang akan berfirman; Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku. 5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. 6 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."
Daniel. Dan 2:20 Berkatalah Daniel: "Terpujilah nama Allah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, sebab dari pada Dialah hikmat dan kekuatan! 21 Dia mengubah saat dan waktu, Dia memecat raja dan mengangkat raja, Dia memberi hikmat kepada orang bijaksana dan pengetahuan kepada orang yang berpengertian; 22 Dialah yang menyingkapkan hal-hal yang tidak terduga dan yang tersembunyi, Dia tahu apa yang ada di dalam gelap, dan terang ada pada-Nya. 23 Ya Allah nenek moyangku, kupuji dan kumuliakan Engkau, sebab Engkau mengaruniakan kepadaku hikmat dan kekuatan, dan telah memberitahukan kepadaku sekarang apa yang kami mohon kepada-Mu: Engkau telah memberitahukan kepada kami hal yang dipersoalkan raja."
d. Allah Pencipta dipuji oleh orang yang tidak percaya:
Nebukadnesar. Dan 2:47 Berkatalah raja kepada Daniel: "Sesungguhnyalah, Allahmu itu Allah yang mengatasi segala allah dan Yang berkuasa atas segala raja, dan Yang menyingkapkan rahasia-rahasia, sebab engkau telah dapat menyingkapkan rahasia itu."
e. Jangan mencuri kemuliiaan dan pujian bagi Tuhan:
• Nebukadnesar. Dan 4:28 Semuanya itu terjadi atas raja Nebukadnezar; 29 sebab setelah lewat dua belas bulan, ketika ia sedang berjalan-jalan di atas istana raja di Babel, 30 berkatalah raja: "Bukankah itu Babel yang besar itu, yang dengan kekuatan kuasaku dan untuk kemuliaan kebesaranku telah kubangun menjadi kota kerajaan?" 31 Raja belum habis bicara, ketika suatu suara terdengar dari langit: "Kepadamu dinyatakan, ya raja Nebukadnezar, bahwa kerajaan telah beralih dari padamu; 32 engkau akan dihalau dari antara manusia dan tempat tinggalmu akan ada di antara binatang-binatang di padang; kepadamu akan diberikan makanan rumput seperti kepada lembu; dan demikianlah akan berlaku atasmu sampai tujuh masa berlalu, hingga engkau mengakui, bahwa Yang Mahatinggi berkuasa atas kerajaan manusia dan memberikannya kepada siapa yang dikehendaki-Nya!" 33 Pada saat itu juga terlaksanalah perkataan itu atas Nebukadnezar, dan ia dihalau dari antara manusia dan makan rumput seperti lembu, dan tubuhnya basah oleh embun dari langit, sampai rambutnya menjadi panjang seperti bulu burung rajawali dan kukunya seperti kuku burung. 34 Tetapi setelah lewat waktu yang ditentukan, aku, Nebukadnezar, menengadah ke langit, dan akal budiku kembali lagi kepadaku. Lalu aku memuji Yang Mahatinggi dan membesarkan dan memuliakan Yang Hidup kekal itu, karena kekuasaan-Nya ialah kekuasaan yang kekal dan kerajaan-Nya turun-temurun. 35 Semua penduduk bumi dianggap remeh; Ia berbuat menurut kehendak-Nya terhadap bala tentara langit dan penduduk bumi; dan tidak ada seorangpun yang dapat menolak tangan-Nya dengan berkata kepada-Nya: "Apa yang Kaubuat?" 36 Pada waktu akal budiku kembali kepadaku, kembalilah juga kepadaku kebesaran dan kemuliaanku untuk kemasyhuran kerajaanku. Para menteriku dan para pembesarku menjemput aku lagi; aku dikembalikan kepada kerajaanku, bahkan kemuliaan yang lebih besar dari dahulu diberikan kepadaku. 37 Jadi sekarang aku, Nebukadnezar, memuji, meninggikan dan memuliakan Raja Sorga, yang segala perbuatan-Nya adalah benar dan jalan-jalan-Nya adalah adil, dan yang sanggup merendahkan mereka yang berlaku congkak.
• Herodes. Kis 12:21 Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka. 22 Dan rakyatnya bersorak membalasnya: "Ini suara allah dan bukan suara manusia!" 23 Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing. (ia dimakan cacing lalu mati)
Senin, 18 Juni 2012
Jumat, 08 Juni 2012
DUA SISI KEHIDUPAN SUAMI ISTRI YANG SALING TARIK MENARIK KEPENTINGAN
DUA SISI KEHIDUPAN SUAMI ISTRI YANG SALING TARIK MENARIK KEPENTINGAN
Saya percaya bahwa setiap pergumulan yang berhubungan dengan Kejadian 3:16-19 menunjuk kepada kita juga. Ini adalah kenyataan setiap pria dan wanita. Sebagai anak perempuan dari Hawa, sebagai anak laki-laki dari Adam, kita mengalami pergumulan dengan apa yang akan terjadi sebagai akibat dari rusaknya keintiman kita dengan Allah dan sesama: Lalu (Allah) berkata kepada perempuan itu, “Aku akan membuat banyak penderitaan saat kau mengandung, dan dalam penderitaan engkau melahirkan. Dan engkau akan berkeinginan untuk mengendalikan suamimu, tetapi dia akan memerintah atas engkau.”
Dan kepada laki-laki itu Ia berkata, “Sejak engkau mendengarkan istrimu dan makan dari pohon yang buahnya Ku perintahkan jangan makan dari padanya, tanah itu terkutuk karena engkau. Sepanjang hidupmu akan bergumul untuk menggali satu kehidupandari padanya. Tanah itu akan menumbuhkan duri dan onak bagimu, walaupun engkau akan makan biji-bijian dari padanya. Dengan berkeringat dari dahimu angkau akan mendapatkan makananmu hingga engkau kembali ke tanah dari mana engkau dibuat. Karena enegkau dibuat dari debu, dan kepada debu engkau akan kembali.”
Hal itu bukanlah berita baik. Faktanya menjadi seorang perempuandi dunia ini adalah bahwa anda menderita apa yang diderita oleh Hawa ibu anda. Dan menjadi seorang pria di dunia ini berarti mendertia apa yang diderita oleh Adam bapak anda. Dua hal untuk masing-masing yang berbeda.
Pertama, untuk wanita, anda akan mengalami sakit pada saat persalinan. Hal itu tidak berarti bahwa jika anda tidak punya anak anda telah lepas dari lepas dari kutuk? Sama sekali tidak. Secara harapian hal ini berarti anda akan sakit saat bersalin. Namun lebih lagi, apa yang saya percayai dalam pesan ini adalah mengundang kita untuk mengingat bahwa hati seorang wanita saling berhubungan. Akan ada satu rasa kesepian dan pendertiaan yang mendalam di dalam keseluruhan pertalian hubungannya.
Kedua, kita melihat bahwa akan ada ketegangan dalam pernikahannya. Bahwa keinginannya (wanita) akan sangat kuat dan tanggungjawabnya (pria) kepada kepada keinginannya (wanita) akan mencoba menguasai dirinya. Kita melihat bahwa “keinginan/berahi” diterjemahkan dengan hal yang sama bentukanya dalamKejadian 4:7, dimana Allah memberitahu Kain, “Dosa mengintip di pintumu, dia menginginkan untuk memilikimu” (NIV). Kata “keinginan” disana kelihatannya menyatakan secara tidak langsung sesuatu kekosongan, kebutuan, sesuatu yang sangat menyedihkan. Di dalam hati setiap wanita adan satu kesedihan, satu keebutuhan, satu kesepian yang diinginkan untuk diredakan oleh sesuatu yang akan memuaskan hatinya yang dalam. Dan seorang pria akan menanggapi akan rasa lapar seorang wanita yang dia (pria) merasa diluar kendalinya dan keinginan untuk memastikan bahwa dia(wanita) menjadi nyaman, dengan demikian ia (pria)tidak akan cemas akan keinginannya (wanita). Dia (pria) akan mencoba mengatur, mengatasi dia (wanita) melewati gertakan, melewati ketakutan, melwati rasa malu, melewati hal yang menariknya yang menajdikanya dipertaruhkan. Kita memiliki dua tema—bersembunyi dan menyalahkan. Bersembunyi. Menyalahkan. Dia (pria) tidak menginginkan untuk membiarkan kehampaannya (wanita). Dia (pria) menyembunyikannya. Itu datang kepadanya (pria) dan disingkapkannya; dia menyalahkanya.
Dalam ringkasan, inti masalah bagi setiap wanita dari pesan ini adalah pertanyaan ini: Adakah saya terlalu banyak? Adalah saya terlalu bangak bagi ayah saya, bagi pacar saya, bagi suami saya? Sebab saya memiliki kekuatan lebih, semangat lebih, keinginan lebih, luka lebih, amarah lebih daripa pada apa yang terlihat pada pria di dalam daya tahan yang dialamatkan di dunia saya. Lebih sering para pria meneginginkan wanita untuk menghentikan penderitaan, sakit hati, keinginan dan panggilan Alkitab yang memeritah, menguasai. Hal itu tidak baik. Ketegangan itu adalah satu hasil dari Kejatatuhan.
Apakah kenyataan bagi pria? Ada dua hal lagi. Disana tidak ada beberapa kategori seperti buat yang tergantung rendah. Setiap hati anda akan pergi ke dalam dunia dan anda akan menggarut untuk membuat satu kehidupan. Tanpa rasa hormat akan bagimana sebaiknya anda ada disana, bagaimana besar tabungan anda, disana akan selalu ketidaktentuan kecukupan dalam dunia anda yang adrinya anda tidak dapat melarikan diri, dan semua kerja keras penuh dengan keringat dan darah. Tidak ada yang datang dengan mudah begitu saja bagi seorang laki-laki.
Kedua, apapun ayng dicapai oleh pria akan secepatnya kembali kepada debu. Tidak yang bertahan. Tidak akan adamilikmu jadi kekal. Dan dengan demikian bagi seorang pria inti pertanyaan adalah ini: Adakah saya sudah cukup? Sudah kah saya memiliki cukup kepintaran? Sudahkah saya memiliki cukup kekuatan? Sudahkah saya memiliki cukup hikmat? Sudahkah saya memiliki cukup kemampuan untuk membuat itu dalam satu dunia seperti miliki kami?
Dapatkah anda meliihat ketegangan antara pria dan wanita? Apakah menikah atau tidak: Adakah saya lebih. Adakah saya cukup. Dan dalam saling mempengaruhi itu, dengan ketegangan dari rasa kesepian dan masalah dari kegagalan dan kesia-siaan saya, tanggapan alamiah bagi setiap orang dari kita adalah agar melangkah lebih jauh, bersembunyi, menutupi, dan secepatnya berbalik dan menyalahkan.
Saya percaya bahwa setiap pergumulan yang berhubungan dengan Kejadian 3:16-19 menunjuk kepada kita juga. Ini adalah kenyataan setiap pria dan wanita. Sebagai anak perempuan dari Hawa, sebagai anak laki-laki dari Adam, kita mengalami pergumulan dengan apa yang akan terjadi sebagai akibat dari rusaknya keintiman kita dengan Allah dan sesama: Lalu (Allah) berkata kepada perempuan itu, “Aku akan membuat banyak penderitaan saat kau mengandung, dan dalam penderitaan engkau melahirkan. Dan engkau akan berkeinginan untuk mengendalikan suamimu, tetapi dia akan memerintah atas engkau.”
Dan kepada laki-laki itu Ia berkata, “Sejak engkau mendengarkan istrimu dan makan dari pohon yang buahnya Ku perintahkan jangan makan dari padanya, tanah itu terkutuk karena engkau. Sepanjang hidupmu akan bergumul untuk menggali satu kehidupandari padanya. Tanah itu akan menumbuhkan duri dan onak bagimu, walaupun engkau akan makan biji-bijian dari padanya. Dengan berkeringat dari dahimu angkau akan mendapatkan makananmu hingga engkau kembali ke tanah dari mana engkau dibuat. Karena enegkau dibuat dari debu, dan kepada debu engkau akan kembali.”
Hal itu bukanlah berita baik. Faktanya menjadi seorang perempuandi dunia ini adalah bahwa anda menderita apa yang diderita oleh Hawa ibu anda. Dan menjadi seorang pria di dunia ini berarti mendertia apa yang diderita oleh Adam bapak anda. Dua hal untuk masing-masing yang berbeda.
Pertama, untuk wanita, anda akan mengalami sakit pada saat persalinan. Hal itu tidak berarti bahwa jika anda tidak punya anak anda telah lepas dari lepas dari kutuk? Sama sekali tidak. Secara harapian hal ini berarti anda akan sakit saat bersalin. Namun lebih lagi, apa yang saya percayai dalam pesan ini adalah mengundang kita untuk mengingat bahwa hati seorang wanita saling berhubungan. Akan ada satu rasa kesepian dan pendertiaan yang mendalam di dalam keseluruhan pertalian hubungannya.
Kedua, kita melihat bahwa akan ada ketegangan dalam pernikahannya. Bahwa keinginannya (wanita) akan sangat kuat dan tanggungjawabnya (pria) kepada kepada keinginannya (wanita) akan mencoba menguasai dirinya. Kita melihat bahwa “keinginan/berahi” diterjemahkan dengan hal yang sama bentukanya dalamKejadian 4:7, dimana Allah memberitahu Kain, “Dosa mengintip di pintumu, dia menginginkan untuk memilikimu” (NIV). Kata “keinginan” disana kelihatannya menyatakan secara tidak langsung sesuatu kekosongan, kebutuan, sesuatu yang sangat menyedihkan. Di dalam hati setiap wanita adan satu kesedihan, satu keebutuhan, satu kesepian yang diinginkan untuk diredakan oleh sesuatu yang akan memuaskan hatinya yang dalam. Dan seorang pria akan menanggapi akan rasa lapar seorang wanita yang dia (pria) merasa diluar kendalinya dan keinginan untuk memastikan bahwa dia(wanita) menjadi nyaman, dengan demikian ia (pria)tidak akan cemas akan keinginannya (wanita). Dia (pria) akan mencoba mengatur, mengatasi dia (wanita) melewati gertakan, melewati ketakutan, melwati rasa malu, melewati hal yang menariknya yang menajdikanya dipertaruhkan. Kita memiliki dua tema—bersembunyi dan menyalahkan. Bersembunyi. Menyalahkan. Dia (pria) tidak menginginkan untuk membiarkan kehampaannya (wanita). Dia (pria) menyembunyikannya. Itu datang kepadanya (pria) dan disingkapkannya; dia menyalahkanya.
Dalam ringkasan, inti masalah bagi setiap wanita dari pesan ini adalah pertanyaan ini: Adakah saya terlalu banyak? Adalah saya terlalu bangak bagi ayah saya, bagi pacar saya, bagi suami saya? Sebab saya memiliki kekuatan lebih, semangat lebih, keinginan lebih, luka lebih, amarah lebih daripa pada apa yang terlihat pada pria di dalam daya tahan yang dialamatkan di dunia saya. Lebih sering para pria meneginginkan wanita untuk menghentikan penderitaan, sakit hati, keinginan dan panggilan Alkitab yang memeritah, menguasai. Hal itu tidak baik. Ketegangan itu adalah satu hasil dari Kejatatuhan.
Apakah kenyataan bagi pria? Ada dua hal lagi. Disana tidak ada beberapa kategori seperti buat yang tergantung rendah. Setiap hati anda akan pergi ke dalam dunia dan anda akan menggarut untuk membuat satu kehidupan. Tanpa rasa hormat akan bagimana sebaiknya anda ada disana, bagaimana besar tabungan anda, disana akan selalu ketidaktentuan kecukupan dalam dunia anda yang adrinya anda tidak dapat melarikan diri, dan semua kerja keras penuh dengan keringat dan darah. Tidak ada yang datang dengan mudah begitu saja bagi seorang laki-laki.
Kedua, apapun ayng dicapai oleh pria akan secepatnya kembali kepada debu. Tidak yang bertahan. Tidak akan adamilikmu jadi kekal. Dan dengan demikian bagi seorang pria inti pertanyaan adalah ini: Adakah saya sudah cukup? Sudah kah saya memiliki cukup kepintaran? Sudahkah saya memiliki cukup kekuatan? Sudahkah saya memiliki cukup hikmat? Sudahkah saya memiliki cukup kemampuan untuk membuat itu dalam satu dunia seperti miliki kami?
Dapatkah anda meliihat ketegangan antara pria dan wanita? Apakah menikah atau tidak: Adakah saya lebih. Adakah saya cukup. Dan dalam saling mempengaruhi itu, dengan ketegangan dari rasa kesepian dan masalah dari kegagalan dan kesia-siaan saya, tanggapan alamiah bagi setiap orang dari kita adalah agar melangkah lebih jauh, bersembunyi, menutupi, dan secepatnya berbalik dan menyalahkan.
Jumat, 01 Juni 2012
MENGEMBANGKAN KEPEKAAN UNTUK BERDOA SYAFAAT
MENGEMBANGKAN KEPEKAAN UNTUK BERDOA SYAFAAT
Pengertian Doa syafaat = mengantarai (standing in the gap)
Yehezkiel 22:30 Aku mencari di tengah-tengah mereka seorang yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahankan negeri itu di hadapan-Ku, supaya jangan Kumusnahkan.
Pengertian Doa syafaat = mengantarai (standing in the gap)
1. Meresponi keinginan Allah
2. Menempatkan/memindahkan diri kita ke tempat yang Allah mau
3. Berdoa dan bertindak sesuai dengan kehendak Allah
4. Bukan untuk mencampuri keadaan atau situasi yang ada
5. Hasilnya diserahkan kepada keputusan Allah
TUJUAN DOA SYAFAAT
• 1Timotius 2:1-3 Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.
TUJUAN DOA SYAFAAT
A. agar kita dapat hidup tenang dan tenteram
B. baik dan yang berkenan kepada Allah
C. supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran
Mengapa berdoa syafaat?
1. Karena kita mengetahui rencana Tuhan
2. Karena kebutuhan mendesak
3. Kita melihat bahaya yang akan menimpa umat
Mengetahui rencana Tuhan melalui pembacaan Firman
• Daniel 9:1,2 Pada tahun pertama pemerintahan Darius, anak Ahasyweros, dari keturunan orang Media, yang telah menjadi raja atas kerajaan orang Kasdim, pada tahun pertama kerajaannya itu aku, Daniel, memperhatikan dalam kumpulan Kitab jumlah tahun yang menurut firman TUHAN kepada nabi Yeremia akan berlaku atas timbunan puing Yerusalem, yakni tujuh puluh tahun.
• Yer 29:10 Sebab beginilah firman TUHAN: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini. 11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Melihat kebutuhan mendesak orang disekitar kita
• Bilangan 12:10 Dan ketika awan telah naik dari atas kemah, maka tampaklah Miryam kena kusta, putih seperti salju; ketika Harun berpaling kepada Miryam, maka dilihatnya, bahwa dia kena kusta!
• Bilangan 12:13 Lalu berserulah Musa kepada TUHAN: "Ya Allah, sembuhkanlah kiranya dia."
• Lukas 22:31,32 Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu."
Berdoa syafaat karena:
1. Kita membaca dan memahami Firman Tuhan
2. Kita mengetahui rencana dan kehendak Tuhan
3. Kita melihat bahaya dan melapetaka yang akan terjadi bagi orang disekitar kita ataupun bagi bangsa dan kota kita
Allah memberitahu rencana-Nya
• Hamba-Nya Menangkap isi hati Tuhan
• Amos 3:7 Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.
• Contoh Abraham:
Kejadian 18:17-33
Tuhan memberitahukan rencanaNya
Abraham berdoa syafaat
Berdoa dengan penuh keberanian
Abraham diberkati Tuhan
Berdoa syafaat = komunikasi = memohon/negosiasi untuk mendapat jalan keluar:
• Allah: Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora dan sesungguhnya sangat berat dosanya.
• Pendoa: Apakah Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang fasik? Bagaimana sekiranya ada lima puluh orang benar dalam kota itu?
• Allah: Aku akan mengampuni seluruh tempat itu karena mereka.
• Pendoa: Sekiranya empat puluh didapati di sana
• Allah: Aku tidak akan berbuat demikian karena yang empat puluh itu.
• Pendoa: Sekiranya tiga puluh didapati di sana
• Allah: Aku tidak akan berbuat demikian, jika Kudapati tiga puluh di sana.
• Pendoa: Sekiranya dua puluh didapati di sana
• Allah: Aku tidak akan memusnahkannya karena yang dua puluh itu.
• Pendoa: Sekiranya sepuluh didapati di sana
• Allah: Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu.
Bertolak belakang dengan Yunus
Tuhan memberitahu rencanaNya
Yunus melarikan diri
Yunus ditelan ikan
• Yun 1:1 Datanglah firman TUHAN kepada Yunus bin Amitai, demikian: 2 "Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku." 3 Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN; ia pergi ke Yafo dan mendapat di sana sebuah kapal, yang akan berangkat ke Tarsis. Ia membayar biaya perjalanannya, lalu naik kapal itu untuk berlayar bersama-sama dengan mereka ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN.
Allah memberitahukan rencanya melalui Roh Kudus
Rom 8:26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. 27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
Pengertian Doa syafaat = mengantarai (standing in the gap)
Yehezkiel 22:30 Aku mencari di tengah-tengah mereka seorang yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahankan negeri itu di hadapan-Ku, supaya jangan Kumusnahkan.
Pengertian Doa syafaat = mengantarai (standing in the gap)
1. Meresponi keinginan Allah
2. Menempatkan/memindahkan diri kita ke tempat yang Allah mau
3. Berdoa dan bertindak sesuai dengan kehendak Allah
4. Bukan untuk mencampuri keadaan atau situasi yang ada
5. Hasilnya diserahkan kepada keputusan Allah
TUJUAN DOA SYAFAAT
• 1Timotius 2:1-3 Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.
TUJUAN DOA SYAFAAT
A. agar kita dapat hidup tenang dan tenteram
B. baik dan yang berkenan kepada Allah
C. supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran
Mengapa berdoa syafaat?
1. Karena kita mengetahui rencana Tuhan
2. Karena kebutuhan mendesak
3. Kita melihat bahaya yang akan menimpa umat
Mengetahui rencana Tuhan melalui pembacaan Firman
• Daniel 9:1,2 Pada tahun pertama pemerintahan Darius, anak Ahasyweros, dari keturunan orang Media, yang telah menjadi raja atas kerajaan orang Kasdim, pada tahun pertama kerajaannya itu aku, Daniel, memperhatikan dalam kumpulan Kitab jumlah tahun yang menurut firman TUHAN kepada nabi Yeremia akan berlaku atas timbunan puing Yerusalem, yakni tujuh puluh tahun.
• Yer 29:10 Sebab beginilah firman TUHAN: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini. 11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Melihat kebutuhan mendesak orang disekitar kita
• Bilangan 12:10 Dan ketika awan telah naik dari atas kemah, maka tampaklah Miryam kena kusta, putih seperti salju; ketika Harun berpaling kepada Miryam, maka dilihatnya, bahwa dia kena kusta!
• Bilangan 12:13 Lalu berserulah Musa kepada TUHAN: "Ya Allah, sembuhkanlah kiranya dia."
• Lukas 22:31,32 Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu."
Berdoa syafaat karena:
1. Kita membaca dan memahami Firman Tuhan
2. Kita mengetahui rencana dan kehendak Tuhan
3. Kita melihat bahaya dan melapetaka yang akan terjadi bagi orang disekitar kita ataupun bagi bangsa dan kota kita
Allah memberitahu rencana-Nya
• Hamba-Nya Menangkap isi hati Tuhan
• Amos 3:7 Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.
• Contoh Abraham:
Kejadian 18:17-33
Tuhan memberitahukan rencanaNya
Abraham berdoa syafaat
Berdoa dengan penuh keberanian
Abraham diberkati Tuhan
Berdoa syafaat = komunikasi = memohon/negosiasi untuk mendapat jalan keluar:
• Allah: Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora dan sesungguhnya sangat berat dosanya.
• Pendoa: Apakah Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang fasik? Bagaimana sekiranya ada lima puluh orang benar dalam kota itu?
• Allah: Aku akan mengampuni seluruh tempat itu karena mereka.
• Pendoa: Sekiranya empat puluh didapati di sana
• Allah: Aku tidak akan berbuat demikian karena yang empat puluh itu.
• Pendoa: Sekiranya tiga puluh didapati di sana
• Allah: Aku tidak akan berbuat demikian, jika Kudapati tiga puluh di sana.
• Pendoa: Sekiranya dua puluh didapati di sana
• Allah: Aku tidak akan memusnahkannya karena yang dua puluh itu.
• Pendoa: Sekiranya sepuluh didapati di sana
• Allah: Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu.
Bertolak belakang dengan Yunus
Tuhan memberitahu rencanaNya
Yunus melarikan diri
Yunus ditelan ikan
• Yun 1:1 Datanglah firman TUHAN kepada Yunus bin Amitai, demikian: 2 "Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku." 3 Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN; ia pergi ke Yafo dan mendapat di sana sebuah kapal, yang akan berangkat ke Tarsis. Ia membayar biaya perjalanannya, lalu naik kapal itu untuk berlayar bersama-sama dengan mereka ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN.
Allah memberitahukan rencanya melalui Roh Kudus
Rom 8:26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. 27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
Jumat, 27 April 2012
MEMBANGUN RELASI
MEMBANGUN RELASI
Mar 12:29 Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. 30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. 31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini."
1. Mengasihi Tuhan dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
a. Pengenalan akan Tuhan melalui percaya dan bertobat
b. Melakukan Firman Tuhan. Mar 3:33 Jawab Yesus kepada mereka: "Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?" 34 Ia melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! 35 Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."
c. Relasi spiritual jauh lebih penting dari relasi hubungan darah. Dalam hal ini, Yesus semakin memperluas lingkup keluarga-Nya pada siapa saja yang taat pada Allah. Persaudaraan yang berlandaskan Allah jauh lebih kuat daripada persaudaraan yang berlandaskan kesamaan darah. Maka Yesus mengajak semua orang beriman untuk tidak pernah melupakan Tuhan di dalam hidup. Membangun relasi dengan-Nya sungguh menyenangkan dan membahagiakan.
2. Mengasihi sesamamu manusia seperti dirimu sendiri
Steven Covey mangatakan: Puncak kegembiraan dan kesedihan kita yang paling mendalam berasal dari relasi kita dengan orang lain? Kehidupan seseorang sebagai makluk sosial pasti selalu mempunyai relasi dengan orang lain. Untuk mendapat relasi yang baik dengan sesama sudah seharusnya kita:
a. Mengenal diri dengan baik
b. Mengasihi diri kita dengan cara hidup benar sesuai dengan Friman Tuhan
c. Menerima diri kita sebagai Tuhan menerima kita
d. Menerima orang lain sebagai dia ada, dan mencoba mengutamakan orang lain
e. Jangan suka menyalah orang lain sebelum mengoreksi diri sendiri. Ingat perkataan Yesus tetang selumbar. Mat 7:3-5 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu. Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."
Apakah anda menjadi sahabat bagi diri Anda sendiri?
1. Apakah anda tidak mudah menyalahkan orang lain dan keadaan sekitar?
2. Apakah Anda merasa, dirilah yang pertama berubah baru orang lain dan sekitar Anda?
Berikut adalah ciri orang yang memiliki relasi sehat
ᄋ lebih mau berubah
ᄋ Lebih mau menerima kegagalan
ᄋ Lebih mau membahas persoalan
ᄋ Lebih mau belajar dari orang lain
ᄋ Lebih mau melakukan sesuatu untuk mengatasi masalah
ᄋ Mampu melakukan perjalanan dengan sedikit bawaan.
Rabu, 25 April 2012
TANGGUH DALAM MENGHADAPI TANTANGAN
TANGGUH DALAM MENGHADAPI TANTANGAN
Kej 5:28 Setelah Lamekh hidup seratus delapan puluh dua tahun, ia memperanakkan seorang anak laki-laki, 29 dan memberi nama Nuh kepadanya, katanya: "Anak ini akan memberi kepada kita penghiburan dalam pekerjaan kita yang penuh susah payah di tanah yang telah terkutuk oleh TUHAN."
1. Ada pergumulan ekonomi >>terkutuk tanah (Kej 3:17-19) tanah keras, tidak subur
terkutuklah tanah karena engkau;
dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:
semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;
dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu,
sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu."
2. Ada pergumulan moral (dosa makin bertambah) Kej 6:5 - kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata.
3. Akibatnya, Allah memutuskan untuk memusnahkan bumi (Kej 6:7 Berfirmanlah TUHAN: "Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka.")
4. Nuh mendapat kasih karunia. (Kej 6:8, Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.) >> apa kira-kira yang terjadi (perasaan anda) jika hanya anda seorang yang kaya dikota yang berpenduduk semua miskin (tidak punya)?
5. Inilah tindakan Nuh : Kej 6:9
Hidup benar,
hidup tidak bercela,
hidup bergaul dengan Allah
Melakukan Firman tepat seperti apa yang Tuhan katakan Kej 6:22
Memberitakan kebenaran 2 Pet 2:5 (menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu, dengan tujuh orang lain)
6. Menyelamatkan seluruh keluarganya + anak mantunya (Ibr 11:7 Karena iman, maka Nuh--dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan--dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya.)
a. Anak-anaknya mengikuti apa yang dikatakan ayahnya-membangun bahtera
b. Anak-anaknya membawa dampat-dapat meyakinkan pasanganya untuk melakukan Firman Tuhan
c. Kej 7:23 hanya Nuh yang tinggal hidup dan semua yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu.
d. Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN Kej 8:20
7. Bahaya ketamakan. Kej 9:20 Nuh menjadi petani; dialah yang mula-mula membuat kebun anggur. 21 Setelah ia minum anggur, mabuklah ia dan ia telanjang dalam kemahnya.
o Mengutuki. Kej 9:25 berkatalah ia: "Terkutuklah Kanaan
o Tidak menghasulkan prestasi yang baik lagi. Kej 9:28 Nuh masih hidup tiga ratus lima puluh tahun sesudah air bah. 29 Jadi Nuh mencapai umur sembilan ratus lima puluh tahun, lalu ia mati.
o 950 tahun umur Nuh. Kej 9:28
o 500 tahun mulai hidup benar. Kej 5:32
o 100 tahun melakukan firman Tuhan dengan tepat
o 350 tahun tanpa hasil apapun. Kej 9:28
Selasa, 24 April 2012
HATI HAMBA (SUATU PANGGILAN)
HATI HAMBA (SUATU PANGGILAN)
2 Kor 5:13 Sebab jika kami tidak menguasai diri, hal itu adalah dalam pelayanan Allah, dan jika kami menguasai diri, hal itu adalah untuk kepentingan kamu. 14 Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati.
1. Memahami satu panggilan. >>> Abdi dalam di Keraton.
a. Harus mengenal yang memanggil. >>> Kristus yang telah mati bagi dosa kita, sehingga kita dapat hidup. 2 Kor 5:3 Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, 15 Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.
Tidak terjadi tiba-tiba dan bukan fiksi. Isa 53:7 Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. 8 Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.
Sudah dalam rencana Allah. Joh 15:16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
Jika percaya Yesus berarti kita juga dalam rencana Allah. Ef 1:4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.
b. Menjadi hamba Tuhan berarti kita menghargai pengorbanan Kristus. >>> membalas kasih Kristus yang telah mati bagi kita. Fil 3:10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
c. Contoh; Yesaya. Yes 6:7, 8 Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata: "Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni." Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"
2. Kasih Kristus yang menggerakkan untuk melayani.
Kita mengasihi Kristus. Mengasihi Tuhan berarti harus melayani domba-domba. Yoh 21:15-17. 15 Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Melayani=Kita melakukan kehendak Kristus, memahami tujuan Kristus. 1Tim 2:5 Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, 6 yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan. 1Jn 2:2 Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.
Kita melayani agar dunia bisa ditebus, bagaimana dunia didamaikan dengan Allah jika tidak orang yang memberitakannya? Rom 10:14-17, Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? 15 Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!" 16 Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: "Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?" 17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
3. Mengabdikan diri sebagai Hamba. Yes 6:8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"
4. Asal mau disucikan. 2Ti 2:20 Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia. 21 Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.
MAKNA DOA, PENGINJILAN DAN KUNJUNGAN
MAKNA DOA, PENGINJILAN DAN KUNJUNGAN
Mat 9:36-38, 36 Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. 38 Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."
Bagan 1
Pokok khotbah:
1. Orang banyak yang tidak bergembala (tuaian yang banyak)
a. Tuaian itu manusia berdosa, dibaratkan seperti padi yang sudah menguning.
Yoh 4:35 Bukankah kamu berkata bahwa empat bulan lagi baru akan tiba musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu, ‘Bukalah matamu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan siap untuk dituai.’
b. Harus dituai, kalau tidak:
Tuaian akan gugur/rontok
Tuaian akan rusak/busuk
Akan terjadi kerugian yang besar
c. Musim menuai=Waktu singkat/terbatas>>mendesak. Mar 4:29 Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba."
d. Kalau berhasil akan menghasilkan sukacita besar.
Yoh 4:36 Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita.
Luk 15:6,7 dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetanggan serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan. Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."
2. Menabur dan menuai digunakan secara bergantian.
Yoh 4:36-38 Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita. Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai. Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka.
a. Menabur = memberitakan Injil. Mar 4:14 Penabur itu menaburkan firman.
b. Memberitakan Injil = melakukan Amanat Agung Tuhan Yesus.
Mat 28: 20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.
Markus 16:15 dikatakan ”Lalu Ia berkata kepada mereka: ”Pergilah keseluruh dunia, beritakan Injil ke segala makhluk”.
c. Menabur bisa juga sekaligus menabur. Yoh 4:37 Yang seorang menabur dan yang lain menuai. Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan;
3. Pekerja sedikit >< tuaian banyak. Luk 10:2 Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
a. Tidak seimbang
b. Tidak peduli akan Tuhan dan pekerjaanNya
c. Tidak taat akan panggilan Tuhan
4. Mintalah kepada tuan yang empunya tuaian. Luk 10:2 Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.
a. Minta = berdoa.
Ef 6:18-20 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil, yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan keberanian aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara.
Kol 4:3,4 Berdoa jugalah untuk kami, supaya Allah membuka pintu untuk pemberitaan kami, sehingga kami dapat berbicara tentang rahasia Kristus, yang karenanya aku dipenjarakan. Dengan demikian aku dapat menyatakannya, sebagaimana seharusnya.
2Tes 3:1 Selanjutnya, saudara-saudara, berdoalah untuk kami, supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan, sama seperti yang telah terjadi di antara kamu,
b. Minta = disirami dengan doa dan kunjungan.
1 Ko 3:6,7 Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan. Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan. Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.
Kis 21:4 Di situ kami mengunjungi murid-murid dan tinggal di situ tujuh hari lamanya. Oleh bisikan Roh murid-murid itu menasihati Paulus, supaya ia jangan pergi ke Yerusalem.
Act 15:36 Tetapi beberapa waktu kemudian berkatalah Paulus kepada Barnabas: "Baiklah kita kembali kepada saudara-saudara kita di setiap kota, di mana kita telah memberitakan firman Tuhan, untuk melihat, bagaimana keadaan mereka."
Langganan:
Postingan (Atom)